MUTIARAMEDIA.COM, SUMBA TIMUR – Selepas kunjungan Perusahaan Produksi gula, Rombongan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Kartanagara mengunjungi Rumah Tenun Ikat Sumba Haumara.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pelestarian budaya lokal serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para perajin tenun ikat tradisional Sumba.
Di Rumah Tenun Haumara, Menko AHY dan Menteri Transmigrasi menyampaikan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
“Tenun ikat bukan hanya warisan budaya, tapi juga aset ekonomi. Kita harus dorong agar produk seperti ini bisa menembus pasar nasional dan internasional,” ujar Menko AHY.
Kunjungan ini menegaskan bahwa pembangunan kawasan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan industri besar, tetapi juga harus memberi ruang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis budaya dan kearifan lokal.
Dalam Kunjungan Kerja Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bersama Menteri Transmigrasi juga didampingi oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol (Purn) Drs. Johni Asadoma, S.I.K., M.Hum, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST., MT., Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.Ap., Forkopimda, para asisten pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur, serta para pimpinan perangkat daerah. (MM/Red)