Daerahhumaniorawisata

Air Terjun Tanggedu, Surga Tersembunyi di Balik Hamparan Perbukitan Gersang dan Tandus Sumba Timur

18
×

Air Terjun Tanggedu, Surga Tersembunyi di Balik Hamparan Perbukitan Gersang dan Tandus Sumba Timur

Sebarkan artikel ini
Air Terjun Tanggedu yang terletak di Desa Persiapan Tanggedu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur

MUTIARAMEDIA.COM, SUMBA TIMUR – Air Terjun Tanggedu menjadi salah satu rekomendasi destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Kabupaten Sumba Timur.

Letaknya ada di Desa Persiapan Tanggedu, dalam wilayah administratif Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.

Bagi para wisatawan yang belum pernah ke sana, pasti tidak akan pernah percaya bahwa ada air terjun dibalik hamparan perbukitan yang gersang dan tandus.

Pasalnya, sepanjang perjalanan menuju ke lokasi Air Terjun Tanggedu, hanya disuguhi pemandangan sabana yang luas, dan sesekali ada ternak kuda yang merumput.

 

Akses jalannya tergolong baik karena sudah diaspal, hanya di beberapa bagian yang masih kasar dan berbatu, namun hampir sebagian besar sudah tergolong baik hingga di Rest Area bagi kendaraan pengunjung.

Untuk tiket masuk ke lokasi Air Terjun Tanggedu, para pengunjung dikenakan tarif masuk sebesar Rp. 10.000 per orang, dan tiket dapat diambil pada petugas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Air Terjun Tanggedu.

Setelah membayar tarif, barulah para pengunjung diperbolehkan untuk berjalan kaki melewati jembatan gantung dan perjalanan mencapai sekitar 3 kilometer menuju tempat peristirahatan sekaligus tangga menuju air terjun.

 

Bagi para pengunjung yang merasa lelah berjalan kaki juga dapat menyewa jasa ojek dari Pokdarwis Air Terjun Tanggedu untuk mengantarnya ke pintu masuk air terjun, dengan tarif Rp. 25.000 sekali antar, atau Rp. 50.000 untuk antar-jemput.

Sepanjang jarak tiga kilometer itu, hanya dijumpai beberapa rumah warga dan bedeng-bedeng sayur, serta bukit yang kering dan tandus.

Setelah tiba di tempat pemberhentian pintu masuk, pengunjung harus menuruni sebanyak 244 anak tangga yang cukup curam menuju lokasi Air Terjun Tanggedu dan sudah mulai terdengar bunyi percikan arus air dan udara sekitar yang terasa sejuk.

Saat tiba di lokasi, semua rasa penasaran itu terjawab, pengunjung disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa menjelaskan keajaiban Tuhan.

Nampak jelas air terjun yang sangat deras mengalir dari celah dinding batu, bahkan air yang mengalir di celah-celah batu sebening kaca yang membentuk kolam-kolam alami sangat indah

Udara yang sejuk dan suasana yang tenang membuat pengunjung betah berlama-lama untuk menghabiskan waktu menikmati keindahan dan pesona alam ciptaan Tuhan tersebut.

Di lokasi Air Terjun Tanggedu juga disiapkan fasilitas seperti Toilet, tempat penjagaan sekaligus peristirahatan bagi pengunjung, serta bilik khusus untuk ganti pakaian setelah mandi.

Selain itu, beberapa warga yang mengais rezeki dengan berjualan kopi dengan harga Rp. 5.000 per gelas, dan ada juga kelapa muda dengan harga Rp. 20.000 per buah, serta makanan instan pop mie seharga Rp. 10.000 per cup.

 

 

Menurut Penjaga sekaligus Juru Kunci, waktu kunjungan ke Air Terjun Tanggedu dimulai pukul 07.00 hingga 17.00 Wita, serta waktu terbaik pada bulan April hingga Oktober atau sebelum musim penghujan.

Pasalnya kondisi airnya bersih dan layak untuk mandi, sedangkan saat musim hujan, kondisi akses jalannya cukup sulit dan airnya kotor dan berlumpur.

Masih penasaran dengan Air Terjun Tanggedu, silahkan berkunjung ke Sumba Timur dan rasakan pengalaman yang mengesankan dan tak terlupakan. (MM/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *